Icha

“Kamu kapan mau ke Bandung lagi Rei?” Tanya Icha pada Reisa.

“Besok Cha,” jawab Reisa, “kamu ikut yah, nanti aku ajak kamu keliling Bandung”

“Maaf Rei, aku ngga bisa,” jawab Icha pelan.

Wajah Reisa tampak kecewa, “Ayolah Cha, kita kan belum pernah jalan-jalan bareng di Bandung, kamu juga belum pernah main ke kosan aku, ayolah Cha, mumpung aku masih ada libur seminggu lagi”

Icha menggeleng.

“Kenapa sih Cha kamu tuh ga pernah mau ikut tiap aku ajak pergi, kamu udah ngga kaya Icha dulu lagi, yang sering nemenin aku tiap pergi kemana aja, padahal dulu kita pernah janji kan bakal terus bersama,” Reisa menghela nafas, “kamu jahat Cha!”

“Rei..” setengah membentak Icha mengucapkan kata itu, perlahan air mata mulai menetes membasahi pipinya.

Icha mulai memainkan biola yang sudah dipegangnya dari tadi. Ia mulai mulai memainkan lagu Muse yang berjudul Unintended.

You could be the one who listens
To my deepest inquisitions
You could be the one I’ll always love

Reisa tertegun, matanya mulai berkaca-kaca. Alunan biola yang dimainkan oleh temannya itu seakan menyayat hatinya. Lagu itu bagai serpihan kenangan masa lalu bagi dua sekawan itu, yang takkan pernah bisa terulang lagi.

“Kamu masih ingat lagu itu Cha?” Sela Reisa.

“Sampai kapanpun aku ga akan pernah ngelupain lagu ini Rei, ini kan lagu yang selalu kita nyanyiin dulu” Ucap Icha lirih, “Cuma lagu ini yang menemaniku ketika aku merasa kesepian, ketika aku rindu sama kamu Rei”

Icha menghentikan alunan biolanya, lalu bangkit dari tempat duduknya. “Aku pergi dulu ya Rei”

“Maafin aku Cha,” Reisa mencoba menahan temannya itu, “Aku terlalu egois, aku udah nyakitin hati kamu Cha, mungkin aku harus mulai menerima kenyataan kalau kita udah ngga bisa kaya dulu lagi, dunia kita udah berbeda, maafin aku Cha”

“Tapi kamu tetep mau jadi temen aku kan? Kita kan udah janji bakal terus bersama,” ucap Icha dengan senyum mengembang dari bibirnya.

Reisa mengangguk. Air matanya mulai menetes ketika perlahan Icha mulai berjalan menembus tembok, kemudian menghilang dari pandangannya.

 

Ditulis untuk proyek #YUI17Melodies
dengan tema lagu YUI – My Friend

Advertisements

About Vortex27

The special one wannabe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: