Mie Ayam Spesial

Sekarang hari sabtu, tapi karena sudah malam jadi disebutnya malam minggu. Seperti kebanyakan anak muda jaman sekarang, Didi mengajak pacarnya Mimi untuk apel. Karena Didi termasuk orang yang suka berhemat, maka ia memutuskan untuk melakukan ritual malam minggu itu dirumahnya.

Karena tahu Didi akan mengajaknya apel di rumah, maka Mimi memutuskan untuk membawa laptopnya. Mimi memang anak yang rajin, ia selalu membawa-bawa laptopnya kemanapun ia pergi. Bukan untuk mengerjakan tugas, tapi untuk bermain game Angry Birds kesukaannya.

Setelah hampir satu jam bercumbu rayu di ruang tamu, tiba-tiba Didi merasa lapar.

“Beb, kamu laper ga?” kata Didi.

“Iya nih laper, tumben kamu mau ngajak aku makan ke luar,” jawab Mimi dengan wajah yang berbinar-binar.

“Ih siapa juga yang mau ngajak kamu makan di luar, orang aku mau masak yeey,” cetus Didi.

Tanpa menunggu persetujuan dari Mimi, Didi langsung meluncur ke dapur. Karena Cuma bisa memasak mie rebus, akhirnya ia memutuskan untuk memasak mie rebus rasa ayam spesial yang baru ia beli tadi siang.

Didi kemudian mulai memasukan bahan-bahan yang akan ia masak bersama mie rebus. Setelah memasukan dua buah mie, ia kemudian membuka kulkas. Di kulkas Didi mengambil telur, lalu ia masukan. Ada sayur sawi, dimasukan. Ada wortel dan kol, ia masukan. Ada tomat, bawang bombay, dan jahe, ia masukan juga. Ada Oreo rasa jeruk, tidak dimasukkan, ia simpan buat Afika.

Setelah satu jam memasak akhirnya mie rebus itu matang juga, ia kemudian langsung membuat minuman buat Mimi.  Didi mengambil dus susu Milo dan toples gula dari lemari, lalu ia mencampurkan satu sendok Milo dengan dua sendok gula. Lumayan, jadi hemat susunya, cetusnya dalam hati. Setelah semua siap, ia lalu membawanya ke meja makan.

“Bebeeb, udah mateng nih,” teriak Didi.

“Iya bentar, tanggung nih satu level lagi,” balas Mimi.

Didi lalu menghampiri Mimi, “sudaah, makan dulu sana, ada mie ayam spesial tuh”

Karena dipaksa, Mimi akhirnya pergi ke meja makan. Didi mempersilahkan Mimi buat makan terlebih dahulu agar kalau seandainya mie rebusnya tidak enak, maka Didi tidak akan memakannya.

“Gimana beb, enak ga?” Sela Didi.

“Hmm.. enak lah, wong makanannya gratis, rasa soto koyanya kerasa banget,” jawab Mimi.

“Loh kok rasa soto koya sih, aku kan masak mie rasa ayam spesial?” ucap Didi kebingungan.

“Ooh gitu ya, ga tau nih ga jelas rasanya, tap enak kok,” balas Mimi sambil terus memakan mie rebus itu.

Dalam sekejap Mimi melahap mie rebus itu tanpa sisa.  Ia kemudian meminum susu Milo panas yang sudah disediakan oleh kekasihnya.

Tiba-tiba Mimi memuntahkan susu yang ia minum, “Hoeek, kok susunya asin sih?”

“Haah, yang bener?” jawab Didi seolah tidak percaya.

“Sumpah, cobain nih!” kata Mimi.

“Ngga mau ah”

Tanpa pikir panjang Didi langsung membuka lemari. Ia langsung kaget ketika ia melihat toples gula masih teronggok dengan manisnya di lemari itu. Berarti yang tadi gue ambil tuh toples garam dong? Batin Didi, lalu ia menengok ke arah Mimi.

“Itu susu Milonya rasa baru beb, Milo rasa ayam spesial,” ucapnya dengan senyum seperti alien.

Ditulis untuk proyek #YUI17Melodies,
dengan tema lagu YUI – Cooking

Advertisements

About Vortex27

The special one wannabe..

2 responses to “Mie Ayam Spesial”

  1. fHEyui says :

    wkwkwkwk… ngakak bacanya!!
    banyak iklan pula~ xD

Trackbacks / Pingbacks

  1. [Tema 9] Mie Ayam Special | #YUI17Melodies - February 22, 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: