?

Aku masih duduk termenung di depan kampusku sambil memandangi orang-orang yang terus berlalu lalang. Sudah hampir setengah jam aku duduk disini, menunggu sesorang yang sangat kucintai. Sesaat lamunanku membawa ingatanku ketika ia tersenyum kepadaku beberapa bulan yang lalu, dan mulai saat itulah aku mulai merasa jatuh cinta kepadanya.

Saat itu aku sama sekali tidak tahu siapa namanya, yang aku tahu hanyalah dia masih satu fakultas denganku. Aku pun masih ingat betapa gembiranya aku ketika ia menerimaku sebagai temannya di facebook, walaupun saat itu kita tidak saling mengenal di dunia nyata.

Sejenak aku melirik ke arah jam tanganku, sudah lima menit berlalu. Aku kembali teringat saat aku dengan susah payah merangkai kata-kata untuk berbicara dengannya, walaupun akhirnya sebatang coklat dapat mencairkan semuanya. Ya, sebatang coklat langka yang sangat ia inginkan sejak lama, coklat yang sudah sangat jarang sekali ditemukan.

Ulang tahunnya pun tak luput dari perhatianku. Masih teringat jelas dibenakku ketika aku dengan susah payah mengumpulkan berbagai hadiah untuknya, dan mungkin itulah hadiah ulang tahun paling rumit yang pernah kubuat. Aku sangat senang ketika aku memberikan kado itu, walaupun terlambat beberapa hari dari hari ulang tahunnya.

Semenjak saat itu, segala sesuatu berjalan dengan begitu mudah. Aku semakin dekat dengannya, walaupun aku sadar bahwa takkan pernah mampu untuk mendapatkan hatinya, dan ia pun takkan pernah mencintaiku mencintaiku.

“Hey, ngelamun aja, udah nungguin dari tadi ya?”

Suara perempuan itu membuyarkan lamunanku. Ternyata itu Anisa, orang yang sudah kutunggu semenjak tadi.

“Ngga kok, aku juga baru nyampe. Nih kasetnya, makasih yaa,” jawabku sambil menyerahkan 3 buah kaset DVD yang kupinjam darinya.

“Oke deh, Hmm.. aku langsung pergi yah, ada janji soalnya sama temen aku,” ucapnya sambil memasukan kaset itu ke tasnya.

“O gitu, ya sudah deh,” jawabku sambil memperhatikan langkahnya menuju ke arah jalan raya.

Di ujung jalan aku melihat seorang lelaki yang sudah menunggunya di atas motor. Sejenak aku menghela nafas. Aku tahu itu adalah lelaki yang selama ini ia sukai. Aku tersenyum, aku tidak marah, aku pun tidak cemburu, karena mungkin inilah yang terbaik untuknya. Asalkan bisa melihat ia tersenyum pun aku sudah merasa sangat bahagia, karena aku tak pernah mau melihatnya menangis jika ia bersamaku.

Terkadang cinta memang tidak sebanding lurus dengan kenyataan. Tapi biarkanlah aku mencintaimu. Aku tak butuh balasan apapun darimu, karena bisa bertemu denganmu, mengenalmu, dan mencitaimu sudah merupakan kebahagiaan untukku. Terimakasih untuk semua waktu yang telah kau luangkan untukku, mungkin itu adalah saat-saat terindah dalam hidupku.

My love song never ends  
I’ve already met you
It will never end

LOVE & TRUTH..

_________________________

Ditulis untuk proyek #YUI17Melodies,
dengan tema lagu YUI – Love & Truth

Kutipan lirik lagu diatas diambil dari lagu YUI – Love n Truth

Advertisements

About Vortex27

The special one wannabe..

Trackbacks / Pingbacks

  1. [Tema 15] L.O.V.E. | #YUI17Melodies - February 28, 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: