Archive | March 2012

English for the Future

“You’re accepted”

Aku masih ingat kalimat itu, kalimat yang baru saja diucapkan oleh seorang manajer perusahaan tempat aku melamar kerja. Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan untukku karena aku diterima bekerja di sebuah perusahaan internasional yang berbasis di Australia.

Dengan wajah berbinar aku keluar dari gedung perusahaan itu. Kulangkahkan kakiku untuk berjalan menyusuri jalan Dago yang tak pernah sepi dari berbagai aktivitas manusia. Sejenak langkahku terhenti ketika aku melewati The British Institute yang terletak di dekat sebuah minimarket. Pikiranku langsug melayang kepada kejadian beberapa bulan yang lalu ketika aku mendapat tawaran untuk bekerja di Australia. Sayang, salah satu syarat untuk bekerja disana adalah harus bisa berbahasa Inggris dengan lancar, sementara aku sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris.

Dalam usiaku yang sudah berkepala tiga, rasanya tidak mungkin bagiku untuk kembali ke sekolah. Aku sudah hampir melepaskan tawaran bekerja itu sebelum akhirnya aku menemukan TBI, sebuah tempat belajar bahasa Inggris yang sangat representatif yang terletak di jalan Dago. Setelah beberapa bulan belajar, aku akhirnya dapat menguasai bahasa Inggris dengan baik, sehingga aku memutuskan untuk melamar pekerjaan itu.

Aku menengadah ke arah langit Bandung yang cerah, sangat cerah, secerah masa depanku di Australia nanti. Akhirnya aku dapat mewujudkan cita-citaku berkat kesungguhanku untuk belajar bahasa Inggris di TBI. Ini sungguh merupakan pengalaman yang sangat berharga bagiku. Bagiku, usia bukanlah suatu halangan untuk terus mempelajari bahasa Inggris. Sebuah moto hidup baru kini sudah melekat di jiwaku, ‘never too old to learn English’.

 

Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Inspiring and Empowering through TBI,
kerja sama Blogfam dan http://www.tbi.co.id

Advertisements